Sabtu, 20 Oktober 2012

Restart


 " Aku mengangkat tangan kiriku ke udara. Telunjuk ku terangkat dan, whusssh, ku turunkan dengan cepat. Berharap, seperangkat menu muncul di sana dan aku menemukan tombol restart untuk mengulang semuanya... "

  Ngaco? emang. Mungkin ini efek terlalu banyak menonton Sword Art Online , fantasi ku terlanjur terlampau luas sampai aku terlalu malas untuk menjelajahinya. Akibatnya, aku pun tenggelam dalam khayalan akan dunia permainan daring, dimana aku bisa hidup bebas, merdeka, dan menjalani semuanya seperti ketentuan sistem. Bertarung, menyelesaikan misi, meningkatkan level. Heh, munafik sekali bukan? hahaha

  Itulah aku, manusia. Saat semuanya menjadi sangat susah, berharap jalan pintas muncul dan tadaaaa !, I'm save. Tapi, hidup bukanlah permainan daring, saat dimana kau bisa merubah semuanya disaat kau kesulitan. Hidup mempunyai pembatas yang tidak dipunyai di dunia permainan, sebuah dimensi yang tidak bisa diprogam dalam sistem. Waktu. Ya, waktu pembatasnya. Dalam dunia permainan, waktu itu bersifat optional, aku bisa memanipulasinya. Tapi, tidak di kehidupan. Aku tidak bisa memanipulasi waktu. Berusaha mengulang semuanya hanya akan membuat waktu ku semakin sedikit. Kompleks banget kan ?

  Hal-hal itulah yang lumayan mengganjal dan membuat semuanya sedikit terbeban. Apa yang harus diilakukan? Apa kah sudah benar? Apa waktunya cukup?. Aku sudah membenci situasi ini, dimana aku terlihat sangat lemah dan hilang arah (baca : galau). Berharap bisa me-restart semuanya.

 Tapi, jika kupikir lagi. Bukankah waktuku akan semakin habis,jika aku terus berada dalam ambigu ini?. Aku tidak tahu selama apa aku akan hidup, jadi kenapa harus berhenti,karena hanya sebuah pemikiran?. Heh, menggelikan !

" Aku mengangkat tangan kanan ku ke udara. Tangan ku terkepal, dan desssh, aku melompat. Bersiap, akan kesuksesan di depan. Ya, aku udah me- restartnya !! " 


0 comments:

Posting Komentar